Situs Covid-19 Kota Bandung Masih Tidak Bisa Diakses Selama Dua Hari Ini

sumber: google

Sudah terhitung dua hari sampai hari ini, Kamis (17/9/2020) situs resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung masih belum bisa untuk diakses. Apa penyebab situs resmi Covid-19 Kota Bandung tidak bisa diakses belum diketahui apa penyebabnya. Tidak bisa diakses situs tersebut jadi tidak update data terbaru mengenai pandemi di kota Bandung dalam dua hari yang lalu.

Dalam situs resmi Covid-19 Kota Bandung terakhir kali data yang ditampilkan ialah kondisi pandemi dan penangannya per tanggal 14 September 2020 waktu sore hari. Terlihat data pada hari tersebut menampilkan jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Bandung sebanyak 222 kasus, bertambah 12 kasus baru dibandingkan dengan jumlah yang tercatat sehari sebelumnya sebanyak 210 kasus. Jadi jika ditotal keseluruhan kasus positif Covid-19 yang ada di Bandung ialah 995 kasus.

"Kami terus berusaha memperbaiki, bisa di infrastruktur atau aplikasinya. Sekarang masih dalam proses," tutur Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung Anton Sunarwibowo lewat sambungan telepon, Kamis (17/9/2020).

Per 14 September 2020 sore, jumlah kasus sembuh tercatat sebanyak 721 kasus, bertambah 8 kasus dari jumlah sehari sebelumnya sebanyak 713 kasus. Angka kesembuhan ini setara dengan 72,46 persen dari jumlah total kasus positif. Jumlah orang meninggal tercatat 52 kasus, atau bertambah satu kasus dari hari sebelumnya. Angka kematian akibat corona di Kota Bandung ini setara 5,23 persen dari jumlah total kasus positif.

Juga diketahui saat ini terdapat 91 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang sedang menjalani perawatan. Jumlah ini bertambah dari jumlah PDP dirawat pada hari sebelumnya sebanyak 80 orang. Total jumlah orang berstatus PDP yang sudah menjalani perawatan di Kota Bandung tercatat menjadi 1.466 kasus.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Rabu (17/9/2020), menyebut bahwa pandemi Covid-19 di Kota Bandung masih dapat dikendalikan. Itulah kenapa Pemkot memilih untuk menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat, bukan kembali ke Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sisi persentase kita masih tekendali. Jadi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali,” tuturnya. 

Oded menyebut dua indikasi untuk mendukung klaim tersebut. Pertama, hingga 11 September 2020 Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah melakukan 22.928 tes usap (swab test) atau 0,92% dari total jumlah penduduk. Persentase tersebut mendekati persentase minimal yang disyaratkan lembaga kesehatan dunia (WHO), yakni 1 persen.

Indikasi kedua adalah ketersediaan ruang isolasi di 27 rumah sakit di Kota Bandung. Tingkat keterisian ruang isolasi ada di kisaran 30-40 persen. 


Comments

Popular posts from this blog

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Kini Bandung Masuk Zona Oranye

Update Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung Hari ini, 15 September 2020